Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Dampingi UMKM Minuman Sehat Kedai Rempah Haray

banner 468x60

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan UMKM lokal melalui kolaborasi kreatif bersama Kedai Rempah Haray, sebuah usaha minuman rempah yang menawarkan alternatif minuman sehat kekinian bagi anak muda di Surabaya. Kegiatan pendampingan komunikasi dan branding ini menjadi bagian dari praktik perkuliahan yang mendorong penerapan teori ke lapangan sekaligus menjawab tren gaya hidup sehat generasi muda.

Kolaborasi ini melibatkan Arnetta Prasmawati, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Untag Surabaya, yang merancang strategi komunikasi dan citra merek Kedai Rempah Haray. Usaha ini didirikan oleh Dianna Setyowati berangkat dari kegelisahan terhadap kebiasaan anak muda yang kerap mengonsumsi minuman manis tinggi gula saat nongkrong. Melalui racikan berbahan rempah, Dianna menghadirkan minuman yang tetap enak, modern, dan lebih sehat, dengan bahan baku berkualitas yang diperoleh dari Pasar Mangga Dua Surabaya hingga Yogyakarta.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam proses pendampingan, Arnetta melakukan observasi mendalam terhadap perilaku target audiens, kebiasaan nongkrong, serta nilai merek yang ingin ditonjolkan. Temuan tersebut diterjemahkan menjadi strategi komunikasi yang memosisikan Kedai Rempah Haray sebagai pilihan minuman sehat yang relevan dengan gaya hidup anak muda—tanpa kesan menggurui, namun dekat dengan keseharian konsumen.

Pada tahap produksi konten, mahasiswa mempraktikkan teori dari mata kuliah fotografi, komunikasi merek, periklanan, dan manajemen public relations. Visual produk dirancang untuk menonjolkan kehangatan dan karakter rempah, dilengkapi konsep iklan yang adaptif untuk media sosial. Kolaborasi lintas disiplin juga dilakukan dengan mahasiswa desain grafis melalui pembuatan kalender bertema rempah-rempah sebagai media promosi sekaligus edukasi.

Ketiadaan referensi kampanye sebelumnya menuntut mahasiswa menyusun konsep komunikasi dari nol. Tantangan ini justru memperkaya pengalaman pengelolaan proyek, integrasi tugas lintas mata kuliah, serta koordinasi intensif dengan pemilik UMKM sebagai mitra kerja. Kegiatan praktikum Manajemen Public Relations ini turut melibatkan tim mahasiswa lain—Naufal Ubaidillah Fauzy, Rio Ardiansa, Aditya Bayu Setyawan, Aprilian Kurnia Putra, dan M. Laksamana Rafa—yang berkontribusi pada penguatan narasi dan dokumentasi, serta dilaksanakan di lokasi usaha di Jalan Pulo Wonokromo No. 225, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

Pemilik Kedai Rempah Haray menyambut positif kolaborasi ini dan memberi ruang eksplorasi ide promosi inovatif. Sinergi mahasiswa dan UMKM dinilai efektif memperkuat citra kedai sebagai penyedia minuman rempah yang sehat, hangat, dan tetap kekinian. Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Untag Surabaya, kegiatan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu memberi dampak konkret bagi pengembangan UMKM lokal.

Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana kampus, mahasiswa, dan pelaku usaha dapat saling menguatkan dalam ekosistem pemberdayaan berkelanjutan. Ketika komunikasi merek dirancang peka terhadap konteks sosial dan tren gaya hidup, UMKM tak hanya bertahan—tetapi tumbuh sebagai bagian dari budaya urban yang lebih sehat dan bermakna.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60