Surabaya — Pendekatan pembelajaran berbasis praktik nyata kembali diwujudkan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melalui kegiatan praktikum terpadu branding coffee shop lokal yang menggabungkan mata kuliah Desain Grafis, Komunikasi Visual, Fotografi, dan Periklanan. Program ini menjadi respons atas kebutuhan industri kreatif yang menuntut lulusan dengan keterampilan aplikatif, khususnya dalam branding dan komunikasi pemasaran visual yang relevan dengan UMKM di Surabaya.
Kegiatan ini dirancang sebagai agenda rutin untuk menjembatani kompetensi akademik dengan dunia profesional. Mahasiswa ditantang mengerjakan proyek branding secara menyeluruh, mulai dari perancangan logo, pemilihan palet warna, penyusunan konsep visual, hingga pengembangan materi promosi digital yang disesuaikan dengan karakter brand dan target konsumen coffee shop mitra.
Selama kurang lebih delapan minggu, mahasiswa terlibat aktif di setiap tahapan produksi. Pada praktikum Desain Grafis, fokus diarahkan pada pengembangan sistem identitas visual sebagai fondasi brand. Praktikum Komunikasi Visual memperkuat karakter coffee shop melalui poster brand, kemasan, dan mockup produk. Sementara itu, praktikum Fotografi menghasilkan foto produk untuk kebutuhan komersial, advertorial, dan konten digital. Tahap akhir dilakukan melalui praktikum Periklanan dengan penyusunan konsep iklan dan copywriting yang selaras dengan citra serta segmentasi pasar.
Seluruh proses dilaksanakan secara kolaboratif lintas mata kuliah. Model kerja terintegrasi ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga melatih strategi komunikasi, konsistensi pesan visual, serta pemahaman alur kerja industri branding. “Mahasiswa belajar bahwa branding bukan sekadar estetika, melainkan strategi komunikasi yang membangun hubungan emosional antara brand dan konsumen,” ungkap salah satu dosen pengampu praktikum.
Pengalaman proyek ini dirasakan mahasiswa sebagai simulasi dunia kerja yang realistis. Mereka membangun brand dari nol, memastikan setiap elemen visual dan narasi saling mendukung, serta memahami pentingnya konsistensi pesan dalam komunikasi pemasaran. Proses ini memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap ekosistem industri kreatif secara menyeluruh.
Hasil dari keempat praktikum kemudian dipresentasikan dalam showcase internal “Creative Student Project: Branding Coffee Shop”. Pameran ini menampilkan proses kreatif dan hasil akhir karya mahasiswa, serta dihadiri oleh dosen, mahasiswa, dan perwakilan UMKM mitra. Showcase tersebut menjadi bukti konkret bahwa karya mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Untag Surabaya bersifat aplikatif dan siap diterapkan di dunia industri.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi berharap mahasiswa memiliki portofolio profesional sejak dini dan kesiapan menghadapi tantangan industri kreatif. Di sisi lain, proyek berbasis praktik ini membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dengan UMKM lokal di Surabaya. Ketika ruang kelas bertemu kebutuhan industri, pembelajaran tak hanya melahirkan pengetahuan, tetapi juga karya yang berdampak nyata bagi masyarakat.











