Dianggap Sehat, Ternyata Kebanyakan Minum Matcha Bisa Berbahaya

banner 468x60

Matcha kini menjadi minuman favorit karena reputasinya sebagai superfood berkat nutrisi padat. Ia dibuat dari daun teh yang sama dengan teh hijau, tetapi berbeda dalam cara tanam dan prosesnya.

Berbeda dari teh biasa, matcha berbentuk bubuk halus sehingga nutrisinya jauh lebih pekat. Matcha kaya akan asam amino, kafein, dan antioksidan yang tinggi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kandungan ini dikenal baik untuk fungsi otak, menjaga kesehatan jantung, memperbaiki mood, dan membantu program diet. Namun, di balik manfaatnya, konsumsi berlebihan matcha tetap menyimpan potensi bahaya bagi tubuh.

Kandungan kafein tinggi dalam matcha dapat memicu sulit tidur pada malam hari. Bagi orang yang sensitif, matcha berlebihan bisa menyebabkan rasa mual atau muntah.

Efek pencahar ringan dari kafein juga berpotensi memicu diare jika dikonsumsi terlalu banyak. Minum matcha saat perut kosong juga bisa memperparah kondisi asam lambung seseorang.

Karena dibuat dari daun teh utuh, matcha rawan mengandung pestisida. Oleh karena itu, konsumen disarankan memilih matcha dengan label organik agar lebih aman.

Meskipun matcha lebih sehat daripada kopi, batasan konsumsi tetap harus diperhatikan. Para ahli menyarankan batas aman sekitar dua gelas atau dua sendok teh matcha per hari.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60