Suhu Tembus 36 Derajat, BMKG Pastikan Indonesia Tak Alami Heatwave

banner 468x60

Suhu maksimum di sejumlah wilayah Indonesia mencapai 35 hingga 36,6 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.

Angka ini tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada 13–14 Oktober 2025. Meskipun terasa terik, BMKG menepis anggapan bahwa Indonesia sedang mengalami gelombang panas (heatwave).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menegaskan bahwa suhu ini masih tergolong normal. Suhu ideal rata-rata maksimum di Indonesia berada di kisaran 31 hingga 34 derajat Celsius.

Peningkatan suhu saat ini disebabkan oleh pergeseran semu posisi Matahari ke sisi selatan Indonesia. Guswanto menjelaskan, pergeseran ini mengurangi pembentukan awan hujan di wilayah selatan. Akibatnya, sinar Matahari memancar langsung tanpa tertutup awan, sehingga cuaca terasa sangat panas.

BMKG mengidentifikasi ada tiga faktor utama yang membuat cuaca terasa sangat terik saat ini.  Pertama, posisi Matahari di sekitar ekuator menyebabkan paparan sinar yang intens di wilayah tengah dan selatan. Kedua, angin timuran dari Australia membawa massa udara kering yang menghambat pembentukan awan. Ketiga, minimnya tutupan awan di beberapa wilayah, meskipun sudah mendekati musim hujan.

Kondisi panas ini diprediksi akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025. BMKG menyarankan masyarakat untuk tetap waspada dan banyak minum air di tengah kondisi yang tidak nyaman ini.

banner 300x250
banner 468x60