Tim Ecoton menggelar aksi ngintir Kali Brantas pada Minggu, 12 Oktober 2025 di Kali Surabaya. Aksi ini dilakukan untuk merayakan kemenangan gugatan kasus ikan mati massal di Sungai Brantas.
Para aktivis membawa poster bertuliskan “Ayo Rek Besuk Sungai Brantas” dan “Brantas Seger Waras.” Mereka ingin mengajak masyarakat kembali peduli pada sungai yang menjadi sumber kehidupan warga Jawa Timur.
Koordinator kampanye Ecoton, Alaika Rahmatullah, menyebut aksi ini sebagai bentuk syukur atas ditolaknya PK Gubernur Jatim dan Menteri PUPR oleh Mahkamah Agung. Ia menegaskan bahwa putusan tersebut sudah berkekuatan hukum tetap.
Sebagai wujud syukur, tim Ecoton akan melakukan susur Sungai Brantas dari Batu, Malang hingga Jagir, Wonokromo. Kegiatan ini dikemas dalam program “Besuk Sungai Brantas.” Program ini bertujuan mengajak masyarakat menjaga dan melestarikan ekosistem Kali Brantas.
Direktur Ecoton Prigi Arisandi mengatakan, kemenangan ini menjadi hadiah ulang tahun bagi Jawa Timur. Rangkaian kegiatan “Besuk Sungai Brantas” akan dilakukan dengan berbagai cara seperti berenang, bersepeda, hingga berperahu.
Rute dimulai pada 12 Oktober hingga 5 November 2026, melintasi Batu, Malang, Kediri, Jombang, dan Surabaya. Selama perjalanan, tim Ecoton akan menginventarisasi sumber pencemaran limbah cair industri.
Mereka juga mendata timbulan sampah dan pohon plastik di sepanjang aliran sungai. Kegiatan lain mencakup identifikasi komunitas peduli Brantas dan sosialisasi putusan MA tentang kewajiban pemerintah dalam menindaklanjuti sepuluh tuntutan Ecoton. Tim juga akan melakukan uji kualitas air dan mikroplastik di sejumlah titik.






