“Tinggal Meninggal” kini resmi menjadi tontonan wajib setelah rilis 14 Agustus 2025. Film ini adalah debut penyutradaraan layar lebar dari Kristo Immanuel.
Kristo berhasil menyajikan genre komedi gelap yang menyentil isu sosial kontemporer. Narasinya fokus pada Gema, seorang pemuda yang sangat mendambakan perhatian.
Karakter Gema mulai menemukan kehangatan setelah peristiwa duka, yakni kepergian ayahnya.
Film ini secara satir menunjukkan betapa manusia dapat menjadi “pecandu” perhatian orang lain. Cerita dibangun melalui dialog absurd Gema dengan arwah, sekaligus dirinya versi kecil.
Film ini diperkuat aktor hebat seperti Omara Esteghlal, Nirina Zubir, Mawar de Jongh, dan Muhadkly Acho. Keunikan lain adalah penggunaan teknik breaking the fourth wall yang membuat penonton merasa dekat.
Produser Ernest Prakasa bangga bahwa film ini terbukti orisinal dan penuh makna. Imajinari kembali menegaskan posisinya sebagai rumah produksi film yang berani bereksperimen.
Film ini bukan sekadar tawa, tetapi ajakan untuk melihat bahwa perhatian sejati dimulai dari diri sendiri, bukan dari tragedi.





