BRIN Tekankan Pentingnya Kebijakan Penurunan Pengangguran Berbasis Data dan Riset Daerah

banner 468x60

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Deputi Riset dan Inovasi Daerah (DRID) menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Diseminasi Kebijakan Pengurangan Tingkat Pengangguran Terbuka di Daerah” pada Kamis 27 november 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pemerintah daerah dalam merancang strategi penurunan pengangguran yang berbasis riset dan kebutuhan lokal.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Sri Nuryanti, menjelaskan bahwa per Agustus 2025 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional mencapai 4,85 persen atau sekitar 7,46 juta orang.

Ia menekankan masih adanya disparitas antarwilayah, di mana Papua, Papua Barat Daya, dan Jawa Barat mencatat angka tertinggi, sedangkan Sulawesi Barat dan Bali berada di bawah rata-rata nasional.

Nuryanti juga menyoroti peningkatan pengangguran terdidik pada generasi Z yang menuntut kompetensi dan sertifikasi tambahan di luar ijazah.

Pemerintah disebut telah menyiapkan kebijakan penguatan UMKM, logistik, dan revitalisasi vokasi melalui link and match serta pemagangan, dengan dukungan komunitas dan sektor swasta untuk menghadapi pergeseran menuju ekonomi digital dan hijau.

Pembicara utama, Guru Besar Universitas Jember M. Farid Ma’ruf, menyampaikan bahwa situasi ketenagakerjaan nasional sebenarnya menunjukkan tren positif, antara lain meningkatnya jumlah pekerja formal, berkembangnya kewirausahaan, dan bertambahnya partisipasi perempuan di pasar kerja.

Namun ia mengingatkan bahwa keterbatasan data detail pengangguran masih menjadi tantangan utama dalam perumusan kebijakan.

Farid menegaskan pentingnya pendataan tenaga kerja yang lebih lengkap, kerja sama lintas instansi, pelatihan sesuai kebutuhan industri, hingga sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah agar kebijakan penurunan pengangguran benar-benar tepat sasaran.

Ia menutup dengan seruan perubahan paradigma dari asumsi menuju kebijakan berbasis data untuk menghasilkan dampak nyata.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60